Perbedaan aqiqah anak laki-laki dan perempuan terletak pada jumlah hewan yang disembelih, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad ﷺ.Anak laki-laki dianjurkan diaqiqahi dengan dua ekor kambing atau domba yang sepadan.Anak perempuan dianjurkan diaqiqahi dengan satu ekor kambing atau domba. Hal ini berdasarkan hadits:
“Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sepadan dan untuk anak perempuan satu ekor kambing.”
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Namun demikian, apabila orang tua hanya mampu menyembelih satu ekor kambing untuk anak laki-laki, maka hal tersebut tetap diperbolehkan dan aqiqahnya sah.
Proses penyembelihan di Buya Aqiqah dilakukan sesuai syariat Islam dan memperhatikan standar kebersihan serta kesehatan. Tahapan proses penyembelihan meliputi:
Hewan aqiqah sehat, cukup umur, dan sesuai ketentuan syariat
Penyembelihan dilakukan oleh juru sembelih Muslim yang berpengalaman
Membaca basmalah dan doa penyembelihan
Menghadap ke arah kiblat
Menggunakan alat yang tajam untuk memastikan hewan tidak tersiksa
Proses dilakukan secara higienis dan profesional
Dengan proses ini, insyaAllah aqiqah yang dilakukan menjadi sah, berkah, dan sesuai sunnah Rasulullah ﷺ.
Waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah adalah pada hari ke-7 setelah kelahiran anak, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih hewan pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Namun, apabila belum mampu pada hari ke-7, aqiqah boleh dilaksanakan di hari ke-14, ke-21, atau di waktu lain ketika orang tua sudah mampu. Islam memberikan kemudahan, sehingga aqiqah tidak gugur meskipun dilaksanakan setelah waktu yang dianjurkan.
InsyaAllah, masakan aqiqah di Buya Aqiqah dijamin tidak bau prengus, karena melalui proses pengolahan yang tepat dan profesional. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
1. Pemilihan daging dari hewan yang sehat dan segar
2. Proses pencucian daging dengan benar
3. Penggunaan bumbu rempah berkualitas
4. Teknik memasak yang tepat sesuai jenis masakan
5. Pengolahan oleh juru masak berpengalaman
Dengan proses tersebut, masakan aqiqah menjadi lezat, empuk, dan aman dikonsumsi, sehingga dapat dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan kaum yang membutuhkan dengan tenang.
